17 April 2009

Apakah Motivasi Kita Cukup Kuat ?

Kita mungkin pernah tersinggung bahkan marah kalau seseorang mengatakan bahwa kurang berhasilnya kita menjalankan bisnis online adalah karena kita kurang motivasi saja, padahal kita dapat merasakan bahwa motivasi untuk sukses bisnis online tersebut sangat kuat. Memang siapa yang dapat mengukurnya? Apakah orang lain sehingga orang lain tersebut bisa menilai demikian?


Saya yakin orang lain memang bisa menyaksikan motivasi seseorang sudah cukup kuat atau tidak, yaitu melihat ACTION orang tersebut. Suatu Tanda Bahwa Motivasi Kita Cukup Kuat adalah bergeraknya seluruh tubuh kita untuk bertindak. Kaki yang melangkah atau berlari jika diperlukan, tangan yang beraksi mengerjakan tugas-tugas yang perlu diselesaikan, telinga yang terpasang tajam mendengarkan masukan-masukkan positif, bangun bisa jadi lebih pagi dan tidur lebih larut. Tanda yang paling jelas adalah SUKSES dalam arti yang luas. Apakah Anda telah melihat tanda-tanda bahwa motivasi bisnis online Anda cukup kuat?

Satu tanda lagi yang menunjukkan motivasi bisnis kita cukup kuat adalah kita dengan cepat Menjadi Mandiri Dalam Bisnis Online, termasuk misalnya tidak terlalu tergantung orang lain untuk membuat blog bisnis Anda segera ONLINE.

Motivasi Agar Cepat Mandiri Dalam Bisnis Online

Tahukah Anda bahwa mereka yang berpenghasilan tinggi atau katakanlah yang mempunyai gaji tinggi di setiap bisnis online adalah mereka yang dengan cepat mandiri dalam menjakankan binisnya? Terutama dalam bisnis jaringan seperi viral marketing, multi level marketing, member get member atau apalah namanya, mereka sering membuat support system independent dan mandiri untuk teamnya. Apa artinya itu? Artinya mereka menguasai seluk-beluk bisnisnya dan menjadi pemimpin dalam team kecilnya yang kemudian menjadi besar.

Untuk sukses setinggi yang Anda bisa dalam menjalankan bisnis online, memang Anda tidak bisa hanya mengandalkan dibimbing terus. Ibarat bayi, jika sampai besar ia perlu dipapah terus menerus maka kapan ia akan dapat pergi sendiri berlari mengejar impiannya?. Andaikan ada suatu perlombaan lari dimana pesertanya adalah mereka yang telah terlatih dan juga mereka yang selama ini dipapah dan digandeng ibunya setiap mau bejalana, maka siapakah yang kiranya nya akan memenangkan perlombaan itu?

Jadi, untuk memotivasi diri sendiri agar cepat mandiri, maka anggaplah Anda masih seorang bayi dan segeralah ingin menjadi besar dan kuat secara proporsional. Tak perlu pula menjadi the incredible Hulk ye. Bukankah doa semua orang tua untuk bayinya adalah agar bayi cepat besar? Saya rasa doa dan harapan tersebut bukan karena mereka sudah malas menggendong bayi, melainkan agar bayi tersebut beranjak dewasa sesuai umurnya. Di bisnis online banyak orang yang tetap menjadi bayi dan tidak sesuai lagi dengan umurnya, semoga itu bukan Anda. Barang siapa bayi yang berpikir sebaliknya (kalau bayi memang bisa berpikir), misalnya dengan beranggapan bahwa orang tua ingin seperti itu karena orang tua ingin balas budi, maka berarti memang bayi itu masih bayi. Hampir tidak ada bayi yang sukses di bisnis online.

Dalam bisnis online Anda leluasa ganti orang tua. Ada baiknya di tahap awal anda bersama orang tua yang mempunyai cara mendidik bayinya. Namun demikian Anda tetap harus menjadi dewasa secara proporsional tadi, jika tidak maka siapun orang tua Anda di bisnis online maka Anda tetaplah bayi.

Read More......

12 April 2009

Keadaan Apapun Harus Disyukuri

Teori Hierarki Kebutuhan Maslow / Abraham Maslow manusia mempunyai lima kebutuhan yang membentuk tingkatan-tingkatan atau disebut juga hirarki dari yang paling penting hingga yang tidak penting dan dari yang mudah hingga yang sulit untuk dicapai atau didapat. Motivasi manusia sangat dipengaruhi oleh kebutuhan mendasar yang perlu dipenuhi.


Kebutuhan maslow harus memenuhi kebutuhan yang paling penting dahulu kemudian meningkat ke yang tidak terlalu penting. Untuk dapat merasakan nikmat suatu tingkat kebutuhan perlu dipuaskan dahulu kebutuhan yang berada pada tingkat di bawahnya.

Lima (5) kebutuhan dasar Maslow - disusun berdasarkan kebutuhan yang paling penting hingga yang tidak terlalu krusial :

1. Kebutuhan Fisiologis
Contohnya adalah : Sandang / pakaian, pangan / makanan, papan / rumah, dan kebutuhan biologis seperti buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lain sebagainya.

2. Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan
Contoh seperti : Bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit, bebas dari teror, dan lain sebagainya.

3. Kebutuhan Sosial
Misalnya adalah : memiliki teman, memiliki keluarga, kebutuhan cinta dari lawan jenis, dan lain-lain.

4. Kebutuhan Penghargaan
Contoh : pujian, piagam, tanda jasa, hadiah, dan banyak lagi lainnya.

5. Kebutuhan Aktualisasi Diri
Adalah kebutuhan dan keinginan untuk bertindak sesuka hati sesuai dengan bakat dan minatnya.

Abraham Maslow (1908-1970) adalah seorang psikolog besar yang mencoba menemukan dan menawarkan jawaban sistematis atas pertanyaan tersebut melalui teorinya yang tersohor, yakni teori hirarki kebutuhan. Menurut Maslow, setiap individu memiliki kebutuhan-kebutuhan yang tersusun secara hirarki dari tingkat yang paling mendasar sampai pada tingkat yang paling tinggi. Setiap kali kebutuhan pada tingkatan paling bawah terpenuhi maka akan muncul kebutuhan lain yang lebih tinggi. Pada tingkatan paling bawah, dicantumkan berbagai kebutuhan fisiologis (physiological needs). Kemudian pada tingkatan lebih tinggi dicantumkan kebutuhan akan rasa aman dan kepastian (safety and security needs). Lalu pada tingkatan berikutnya adalah berbagai kebutuhan akan cinta dan hubungan antar manusia (love and belonging needs). Kemudian kebutuhan akan penghargaan dan pengakuan (esteem needs). Dan pada tingkatan yang paling tinggi dicantumkan kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri (self actualization needs).

Sesungguhnya alam semesta telah "mencontohkan" banyak hal pada kita. Alam semesta begitu patuhnya pada Hukum Tuhan sehingga terciptalah keteraturan. Tidak ada pohon yang tumbuh dalam semalam. Tidak ada unggas yang lahir tanpa telur. Tidak ada siang yang mendahului malam. Semuanya serba teratur sehingga kaya akan MANFAAT. Karena itu, kesuksesan yang sejati adalah kesuksesan yang kaya akan manfaat.

Dengan membalikkan Hirarki Maslow, perjalanan hidup manusia akan diawali dengan "aktualisasi diri" dan berpuncak pada terpenuhinya "kebutuhan hidup". Artinya adalah, sebelum kita mulai menghitung materi, sebelum kita mulai berpacu mengejar reward, semuanya DIAWALI dengan membangun kapasitas diri. Sejauh mana kita akan menuai hasil, akan selaras dengan seberapa besar MANFAAT yang mampu kita berikan.

Kesuksesan adalah HAK semua orang. Artinya, setiap orang wajib menebarkan MANFAAT pada lingkungannya. Mari kita bayangkan sebuah perusahaan, sebuah lingkungan, sebuah komunitas, dimana setiap anggotanya saling "berlomba" untuk menebar manfaat. Hasilnya......, akan terwujud "surga" di bumi yang cantik ini.

Kegagalan Dan Kesuksesan Adalah Konsekuensi Pikiran

Banyaknya harta yang kita miliki, tidak pernah membuat kita merasa cukup menjadi "kaya" dalam arti yang sesungguhnya. Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang "kaya".

Orang yang "kaya" bukanlah orang yang memiliki harta benda banyak, tetapi orang yang dapat menikmati apa pun yang dimiliki tanpa merasa terikat pada kepemilikan barang-barang itu!

Orang tersebut, akan sadar sepenuhnya bahwa dia datang ke dunia hanya dibekali satu nyawa (jiwa). Nah, dia harus merasa memiliki nyawa itu, dan harus merawat serta bertanggung jawab dalam kehidupannya. Dengan nyawa itu pulalah, seseorang harus hidup bahagia, di mana pun dia berada, dan dalam kondisi apa pun.

Kunci kebahagiaan adalah bersyukur! Mensyukuri apa yang kita dapat itu penting. Termasuk hanya punya satu nyawa untuk bisa hidup di alam ini. Kebahagiaan itu bisa dibuat dengan tidak meminta apa pun kepada orang lain, tetapi berikan apa yang bisa diberikan kepada orang lain agar bahagia.

Betapa sering kita memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan sehingga membuat kita menjalani hidup dengan segala rasa kurang puas. Kita tidak pernah memfokuskan diri pada apa yang kita miliki dan memberdayakan seoptimal mungkin apa yang ada dan apa terjadi pada kita. Jika kita tetap berfokus pada keinginan, hidup pun terasa menjadi sengsara karena selalu merasa kurang puas dengan apa yang sudah dimiliki atau yang terjadi.

Kita dapat mengubah perasaan itu dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling, pikirkan yang dimiliki, dan syukurilah. Karena itu, Anda akan merasakan nikmatnya hidup ini dengan segala yang terjadi pada diri kita. Siap untuk menjalani segala peran yang disediakan alam untuk kita. Peran kocak membuat kita tertawa. Peran sedih membuat kita menangis. Peran bercinta membuat kita mabuk kepayang. Itulah dunia, tempat berperan untuk melakoni lokakarya kehidupan. Dan tugas kita harus bisa berjuang dengan peran yang sedang kita perankan sebaik-baiknya.

Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tetapi kita perlu menyadari bahwa itulah akar perasaan tidak tenteram. Sang Buddha selalu mengingatkan hal itu dalam surat demikian: "Kesengsaraan yang sesungguhnya adalah hal yang melekat pada harta duniawi."

Katakanlah kita sudah memiliki rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tetapi, Anda masih merasa kurang. Pikiran Anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tidak mendapatkannya, kita terus memikirkannya. Anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tidak puas, dan kita ingin yang lebih lagi dan lagi.

Dengan melihat apa yang menjadi problem kita, hendaknya itu cepat diselesaikan, jika dibiarkan terlalu lama, berlarut-larut, membuat kita jadi frustrasi, dan akhirnya depresi. Segera buat keputusan, dan jangan menjadi orang yang terlalu "ideal". Itu memang penyakit kita, apa yang ada di pikiran dan menjadi prinsip di batin harus dijalankan, dan kalau ada penentang atau hambatan kita hajar atau kabur. Itulah masalah yang kita timbulkan sendiri.

Nah, sekarang kita harus sedikit pakai stategi "lentur sedikit" pakai ilmu bambu, batang bambu walaupun tinggi, ditiup angin sampai ujungnya mencapai tanah pun bambu itu, tidak patah, bahkan bisa melambai naik kembali. Batang bambu mampu mengikuti terpaan angin badai sekalipun. begitu juga kita, harus mampu mengikuti arus kehidupan tanpa menghakimi, nikmati saja seperti air mengalir, tidak lurus kaku, jika ada yg menghambat bisa membelok atau mencari jalan lain, tetapi tidak berhenti. Karena itu, air yang terhenti akan mengendap jadi kubangan lama-lama dipenuhi cacing dan jadi dangkal. Mengalir ibarat air itu penting. Hal tersebut dijabarkan dengan bekerja sebagaimana porsi dan posisi yang kita dapat dalam hidup ini.

Orang bijak sadar bahwa keberhasilan atau kegagalan hidupnya adalah konsekuensi perbuatan dan hasil pikiran-pikiran yang terbentuk. Manusia harus selalu mengintrospeksi diri, apakah pikiran dan perbuatan sesuai dengan hukum alam dan kehendak Yang Mahakuasa? Karena pahala dan dosa tidak bisa diwakilkan, dan harus ditanggung sendiri.

Apakah bisa kita pungkiri bahwa hidup di dunia adalah medan perjuangan yang bergelimang penderitaan? Sebagian orang masih menyangkal karena mereka hidup dalam kondisi serba baik dan menyenangkan. Karena itu kita melihat dengan mata hati, dunia ini sebagai surga atau sebagai neraka penderitaan. Hanya diri sendiri yang bisa menjawab karena mengalaminya.

Pertanyaan yang menggoda yang muncul sebagai berikut. "Adakah dari kita yang suatu saat bisa menghindarkan diri dari ketuaan, penyakit, dan kematian?" Tentu saja jawabannya tidak. Karena itu, jalani hidup dengan bersyukur dengan menghargai pemberian Tuhan, yaitu nyawa (jiwa) yang bersemayam di dalam tubuh kita.

Sejarah telah mencatat dan membuktikan bahwa semua cerita tentang kesuksesan yang diraih seseorang sebenarnya adalah untaian cerita-cerita kegagalan yang besar, karena sebenarnya kegagalan adalah sebuah jalan menuju kesuksesan sebagaimana dikatakan Tom Watson Sr. : “ Jika anda ingin sukses, perbanyak angka kegagalan anda “.

Abraham Lincoln yang menjadi presiden Amerika Serikat pada usia 52 tahun merupakan contoh nyata, diusia 21 tahun ia gagal dalam bisnis, usia 22 tahun kalah dalam pemilihan anggota legislatif, gagal lagi dalam bisnis pada usia 24 tahun, usia 26 tahun terbenam dalam kesedihan karena ditinggal mati kekasih yang dicintainya, diusia 27 tahun sempat mengalami gangguan syaraf, usia 34 tahun gagal dalam pemilihan anggota kongres, bahkan diusia 49 tahun masih gagal pula dalam pemilihan anggota senat.

Kolonel Sanders, pendiri waralaba goreng ayam terkemuka didunia memulai bisnis pada usia 65 tahun, ukuran usia yang seharusnya sudah ongkang-ongkang kaki menikmati masa pensiun, karena menyadari harus ada sesuatu yang ia lakukan, dengan hanya berbekal modal cek sebesar $100 dari social scurity dan sebuah mobil tua, dia menjajakan goreng ayam resep ibunya, tidak serta merta kebanjiran pelanggan, pintu demi pintu dia ketuk untuk sekedar menawarkannya, dan banyak orang memperkirakan bahwa Kolonel Sanders baru mendapatkan pelanggan pertamannya setelah mengetuk lebih dari seribu pintu rumah.
Read More......

07 April 2009

Bertindak Positip Untuk Keberhasilan

Teori Hierarki Kebutuhan Maslow / Abraham Maslow manusia mempunyai lima kebutuhan yang membentuk tingkatan-tingkatan atau disebut juga hirarki dari yang paling penting hingga yang tidak penting dan dari yang mudah hingga yang sulit untuk dicapai atau didapat. Motivasi manusia sangat dipengaruhi oleh kebutuhan mendasar yang perlu dipenuhi.


Abraham Maslow (1908-1970) adalah seorang psikolog besar yang mencoba menemukan dan menawarkan jawaban sistematis atas pertanyaan tersebut melalui teorinya yang tersohor, yakni teori hirarki kebutuhan.

Kebutuhan maslow harus memenuhi kebutuhan yang paling penting dahulu kemudian meningkat ke yang tidak terlalu penting. Untuk dapat merasakan nikmat suatu tingkat kebutuhan perlu dipuaskan dahulu kebutuhan yang berada pada tingkat di bawahnya.

Lima (5) kebutuhan dasar Maslow - disusun berdasarkan kebutuhan yang paling penting hingga yang tidak terlalu krusial :

1. Kebutuhan Fisiologis (physiological needs)
Contohnya adalah : Sandang / pakaian, pangan / makanan, papan / rumah, dan kebutuhan biologis seperti buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lain sebagainya.

2. Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan (safety and security needs)
Contoh seperti : Bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit, bebas dari teror, dan lain sebagainya.

3. Kebutuhan akan cinta dan hubungan antar manusia atau Kebutuhan Sosial (love and belonging needs)
Misalnya adalah : memiliki teman, memiliki keluarga, kebutuhan cinta dari lawan jenis, dan lain-lain.

4. Kebutuhan akan penghargaan dan pengakuan (esteem needs)
Contoh : pujian, piagam, tanda jasa, hadiah, dan banyak lagi lainnya.

5. Kebutuhan Aktualisasi Diri (self actualization needs)
Adalah kebutuhan dan keinginan untuk bertindak sesuka hati sesuai dengan bakat dan minatnya.

Donald C. Cole, MD, peneliti senior pada Institute for Work and Health di Toronto, menyatakan berpikir positif membantu kesembuhan seseorang, bahkan yang terkena penyakit kronis. Ini bukan omong kosong klise belaka. Salah satu alasannya, karena dengan berpikir positif maka akam memberi perasaan memiliki kendali atas kesehatan tubuh dan masa depan Anda.

Dalam Kehidupan mungkin Anda pernah mengalami apa yang disebut dengan istilah 4L : Letih, Lesu, Loyo, Lemah. Bukan hanya secara pikiran, bukan hanya secara batin, tetapi juga secara fisik. Kenapa hal tersebut bisa masuk ke dalam diri kita? Menyerang kehidupan kita? Hal ini disebabkan oleh yang namanya powerless atau Kekuatan kita tidak muncul atau berkurang. Kenapa kita menjadi powerless? Apa yang menyebabkan 4L itu bisa datang? Ada 4 penyebab dimana hal inilah yang mengakibatkan kita menjadi berpikir negatif terhadap diri kita.

Pertama, Bad Self Image, Citra diri yang negatif : Kata-kata membandingkan yang kita dapat dari orang terdekat kita seperti “Memang kamu ini orang yang bodoh, Kamu tuh tidak pintar, tidak seperti kakak kamu”. kata-kata seperti itu maupun kata-kata kasar lainnya yang masuk ke dalam pikiran dan itu terjadi berulang-ulang dalam kehidupan kita, tanpa disadari akan membentuk satu rekaman yang sangat luar biasa di dalam otak kita. Sehingga ketika kita menjadi dewasa kita akan terlabelkan oleh kata-kata kasar yang berulang-ulang tadi dan membuat itu menjadi citra diri kita, karena kita kan melakukan generalisasi-generalisasi atau menyamaratakan semua orang itu sama. Contohnya seperti ini, ketika anda dikecewakan oleh seseorang, maka anda akan menganggap semua orang akan mengecewakan anda.

Kedua, Bad Experience, Pengalaman buruk. Traumatic syndrome. Karena peristiwa dimasa lalu yang sangat buruk, sepertinya misalnya pernah dilecehkan, melihat pertengkaran orang tua, dan lain sebagainya sehingga di merasa sudah tidak punya nilai apa-apa lagi. Pengalaman-pengalaman yang buruk inilah yang menyebabkan orang kehilangan kekuatannya dan mempunyai pikiran yang negatif terhadap semua orang yang dihadapinya.

Ketiga, Bad partner, salam memilih teman. Kalau anda terbiasa berteman dengan teman-teman yang negatif, maka anda akan menjadi negatif juga, Ketika anda biasa berteman dengan yang positif, maka andapun akan berpikir positif juga. Berteman dengan perokok anda akan menjadi orang yang merokok, berteman dengan pemabok anda akan menajdi peminum alkohol, begitu juga sebaliknya anda berteman dengan orang yang berilmu maka anda akan menjadi orang yang suka mencari ilmu.

Keempat, Bad Environment, lingkungan yang buruk. Tidak cukup hanya sekadar teman yang baik, kita membutuhkan sebuah komunitas. Katakanlah Anda sekarang memiliki satu motivasi yang kuat untuk maju. Anda optimis, Anda Positif thinking, tapi kalau Anda berada dalam satu lingkungan yang negatif, lama-lama anda akan mengalamai satu kontaminasi, nilai-nilai kebaikan Anda akan luntur dan hilang. Kenapa? Terlalu banyak dominasi lingkungan terhadap diri anda.

Keempat hal diataslah yang mengakibatkan kita menjadi tidak mempunyai kekuatan dan kehilangan kekuatan dalam mengahdapi kehidupan ini, dan bahkan dapat menyebabkan suatu penyakit hal ini dikarenakan pikiran-pikiran yang dibentuk adalah pikiran negataif terhadap orang-orang dan lingkungan sekelilingnya. Oleh karena itu untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut perlu ditumbuhkan berpikir positif, dimana langkah-langkah yang perlu diperhatikan agar kita memiliki pikiran yang positif diantaranya adalah :

Pertama, bangkitkan motivasi. Membangkitkan motivasi diri yang kuat dan menambah wawasan yang memperkuat berpikir positif merupakan langkah penting. Pengukuran kualitatis motivasi dapat dilakukan dengan memberikan pemisalan negative case jika suatu tujuan tidak tercapai. Misalnya, renungkanlah kemungkinan jika Anda tak diterima kerja? Dari jawaban Anda, Anda dapat memprediksi dan merasakan seberapa kuat motivasi Anda untuk diterima kerja.

Kedua, yakinlah bisa. Kelemahan motivasi acap disebabkan oleh pikiran negatif tentang kemampuan diri sendiri, atau tentang mekanisme gerak kehidupan. Cobalah untuk membangkitkan konsep diri positif pada diri Anda. “Jika saya berpikir bahwa saya bisa, maka saya bisa.” Katakan setiap ingin melakukan apapun. Yakinkan bahwa anda bisa. Jika saat ini gagal, berusahalah secara terus-menerus tanpa kenal lelah. Percayalah, sugesti dari dalam diri dapat membantu Anda mempercepat mencapai proses yang Anda harapkan.

Ketiga, jauhkan paham fatalisme yang menyerah pada nasib. Ini punya pengaruh kuat dalam diri Anda untuk membenarkan kegagalan. Menyandarkan kesalahan atau kelemahan pada takdir, yang mengejawantahkan seperti dalam pernyataan bahwa “saya pada dasarnya bodoh”, misalnya, merupakan sumber negative thinking yang signifikan. Anda harus memeranginya, jika ide tersebut ada pada diri Anda.

Keempat, lihat sisi baik. Pandanglah sesuatu dari sisi baiknya. Karena berpikir positif adalah memandang segala sesuatu dari sisi pandang kebaikannya. Orang yang berpikir positif akan memandang keterbatasan kemampuannya pada suatu saat. Bukan sebagai suatu “kebodohan yang menimbulkan berbagai kesialan”, tapi memandangnya sebagai suatu tantangan yang amat nikamt untuk diatasi. Orang yang berpikir positif akanmemandang perjuangan dan harapan. Orang yang berpikir positif menghadapi suatu masalah dengan tenang, misalnya dicemooh, digosipkan negatif, dimarahi, dan lain-lainnya dihadapinya dengan ketenangan dan selalu mengambil sisi positif dari hal yang negatif tersebut. Sebagaimana nabi Muhammad pernah dilempari batu oleh para kapir, beliau tidak membalas malah mendoakan para kapir tersebut. Orang yang berpikir positif juga akan memandang keterbatasan ekonominya sebagai suatu sarana untuk hidup sederhana. Dengan kesederhanaan ini ia akan mencapai kebahagiaan.

Ketiga, mandiri selalu. Pertahankan kebebasan Anda, kebebasan adalah sesuatu yang paling bernilai yang dimiliki setiap orang. Kebebasan untuk berpikir, mencipta, akan tumbuh seperti yang Anda harapkan, tentunya dengan cara yang positif. Ketika Anda menjadi amat tergantung pada orang lain, Anda akan berpikir destruktif dan menjadi malas dan anda merasa tidak yakin dengan kemampuan yang dimiliki, karena selalu mengandalkan orang lain, padahal Anda mempunyai kemampuan yang luar biasa tapi anda takut mencoba.

Keempat, tumbuhkan sikap ketaktergantungan segera mungkin. Bertanggungjawablah pada hidup dan tindakan yang Anda lakukan. Sekali anda merasa mampu mengontrol hidup, Anda memulai perjalanan pikiran positif Anda. Selalu ingat ketika Anda sedang memiliki masalah dengan berpikiran positif. “Anda adalah apa yang Anda pikirkan.” Dengan melakukan ini, Anda menjadi seorang pemenang dan seorang survivor ketika masa sulit.

Read More......

12 Maret 2009

Tip Sukses Dalam Dunia Bisnis Atau Usaha

Dunia Bisnis Atau Usaha adalah salah satu sisi kehidupan yang telah ada dari dulu, sekarang dan terus ada sampai kapanpun karena manusia itu tak akan pernah dari kodratnya sebagai makhluk individu dan sekaligus makhluk sosial sehingga untuk eksistensi kehidupannya manusia harus berbianis atau berusaha. Disini ada beberapa tip untuk sukses dalam dunia bisnis Atau usaha, diantaranya sebagai berikut.

1. Ikuti perkembangan jaman, Bergabunglah dalam organisasi yang berkaitan dengan bisnis Anda. Banyak membaca dan gali informasi sebanyak mungkin. Internet akan banyak membantu Anda.

2· Buat rencana keuangan
Catat semua pemasukan dan pengeluaran setiap harinya. Buat target jangka pendek dan jangka panjang. Jangan pernah menyerahkan kondisi keuangan pada nasib. Perhitungkan dengan matang.


3· Perkirakan aliran uang tunai
Anda harus bisa memperkirakan aliran uang tunai, paling tidak tiga bulan ke depan. Jangan membuat anggarkan pengeluaran yang lebih besar dari itu.

4· Bentuk dewan penasehat atau cari tenaga ahli, untuk memberi ide, saran atau kritik terhadap Anda dan produk yang ditawarkan
Mereka bisa berupa teman-teman atau anggota keluarga yang dipercaya.

5· Jaga keseimbangan antara kerja, santai, dan keluarga
Tak perlu ngoyo, karena sesuatu yang dikerjakan dengan ngoyo, hasilnya tak akan maksimal. Lagi pula, badan dan otak butuh istirahat.

6· Kembangkan jaringan (network), Tak ada salahnya berkenalan dan bergaul dengan orang-orang yang berhubungan atau bisa mendukung bisnis Anda. Siapa tahu ada ide yang bisa digali.

7· Disiplin/motivasi
Aspek terberat dalam menjalankan usaha sendiri adalah disiplin atau motivasi untuk bekerja secara teratur. Untuk mengatasinya, buatlah daftar apa saja yang harus dikerjakan hari ini dan esok. Tentukan target yang harus dicapai dalam minggu ini.

8· Selalu waspada dan siap
Rajin-rajin melakukan evaluasi terhadap pasar, produk dan sistem
pemasaran. Kalau perlu, ubah cara kerja agar lebih efisien. Perbaiki cara pemasaran atau kualitas produk.

9· Cintai pekerjaan Anda
Bagaimana akan sukses, jika Anda tak punya “sense of belongin” pada pekerjaan dan produk yang dihasilkan. Cintai pekerjaan dan produksi sendiri, dan uang akan mengikuti Anda.

10· Jangan mudah menyerah
Para pengusaha sukses pun pernah mengalami kegagalan. Jika ingin cepat berhasil, segeralah bangkit dan belajar dari kegagalan. Jangan bersedih terlalu lama, apalagi menyerah.

Read More......

02 Maret 2009

Hukum Berpikir Positif

Hukum alam sangat mutlak dan akan menjadi kenyataan dalam kehidupan sehari-hari yang dimulai dari pikiran manusia. Misalnya,
* Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita.
* Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas.
* Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan.
Dampak pola berpikir positif itu disebut dampak Pygmalion.


Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak fulfilling prophecy atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif.

Kalau kita menganggap tetangga kita judes sehingga kita tidak mau bergaul dengan dia, maka akhirnya dia betul-betul menjadi judes.

* Kalau kita mencurigai dan menganggap anak kita tidak jujur, akhirnya ia betul-betul menjadi tidak jujur.

* Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.

Ini ada sebuah kisah, Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus. Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan disenangi teman dan tetangganya.

Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik.

• Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel. Tetapi Pygmalion berkata, "Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini."

• Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, "Kikir betul orang itu."

• Tetapi Pygmalion berkata, "Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu".

* Ketika anak-anak mencuri apel dikebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, "Kasihan,anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya."

Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain.

Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik. Kawan-kawan Pygmalion berkata, "Ah,sebagus-bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu."

Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya. Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion,yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betul. Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani.

Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif.


Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain.

Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain.
Kita tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain.

Kalau kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk. Jika ada seorang kawan memberi hadiah kepada kita, jelas itu adalah perbuatan baik. Tetapi jika kita berpikir buruk,kita akan menjadi curiga, "Barangkali ia sedang mencoba membujuk," atau kita mengomel, "Ah, hadiahnya cuma barang murah." Yang rugi dari pola pikir seperti itu adalah diri kita sendiri. Kita menjadi mudah curiga. Kita menjadi tidak bahagia. Sebaliknya, kalau kita berpikir positif, kita akan menikmati hadiah itu dengan rasa gembira dan syukur, "Ia begitu murah hati. Walaupun ia sibuk, ia ingat untuk memberi kepada kita."

Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai.

* Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah. Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam. Tetapi kaca mata yang damai akan menjadikan hidup kita damai.

Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain. Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan.

Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan. Keluarga menjadi hangat. Kawan menjadi bisa dipercaya. Tetangga menjadi akrab. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah. Hidup menjadi indah. Seperti Pygmalion, begitulah.

MAKE SURE YOU ARE PYGMALION and the world will be filled with positive people only............how nice!!!!
(sumber : http://www.suaramanado.com/view_cerita.php?)


Read More......

18 Februari 2009

Kebahagiaan dan Kesuksesan Ada Dalam Keagresifan

Ingatlah aturan sederhana tentang Kebahagiaan :
1. Bebaskan dirimu dari kebencian
2. Bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan
3. Hiduplah sederhana
4. Berilah lebih banyak
5. Berharaplah lebih sedikit
6. Tersenyumlah

ni sebuah kisah sumur tua dan keledai tua yang jatuh kedalamnya. Siempunya menganggap bahwa susah mengangkat keledainya keatas karena sumurnya dalam sekali dan berniat menutup sumur tersebut karena berbahaya sekaligus menguburkan keledainya, maka dia dan teman-temannya membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur. Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.

Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu.

Sementara teman-teman si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga menguncangkan badannya dan melangkah naik. Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri!

Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepadamu, segala macam tanah dan kotoran. Cara untuk keluar dari 'sumur' (kesedihan, masalah, dsb) adalah dengan menguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran, dan hati kita) dan melangkah naik dari 'sumur' dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.

Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah.Kita dapat keluar dari 'sumur' yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah ! (never give up !)
Guncangkanlah hal negatif yang menimpa dan melangkahlah naik!!!



Read More......

05 Februari 2009

Take Action Titik Awal Keberhasilan

Sebenarnya, hal-hal yang telah dilakukan seseorang tidak ada apa-apanya di banding sebagian kecil orang! Aneh ?. Namun… Hal-hal yang telah dilakukan tersebut jauh melebihi dari apa yang dilakukan sebagian besar orang.


Disini dibocorkan sebuah rahasia yang amat sangat berharga:

Untuk sukses membangun bisnis di Internet (atau di bisnis apapun), anda tidak perlu menjadi yang terbaik. Anda hanya perlu menjadi lebih baik dari sebagian besar orang!

Dan kabar gembiranya adalah untuk menjadi lebih baik dari sebagian besar orang tidak sulit-sulit banget koq. Yang penting anda MAU BEKERJA KERAS dan punya keinginan yang sangat kuat sekali untuk menjadi sukses.

Sekarang adalah awal Januari 2009.

Bagaimana dengan tahun 2008 anda? Apakah goal dan target yang anda tentukan di awal tahun 2008 tercapai?

Kalau anda mencapai sebagian atau semua goal anda, SELAMAT untuk anda! Saya senang mendengar kabar gembira seperti ini. :smile:

Kalau anda tidak mencapai satu goal pun yang telah anda tentukan di awal 2008, saya ada satu pertanyaan buat anda: “Kenapa tidak tercapai”?

Sebenarnya sih saya sudah bisa tebak ALASAN yang akan anda berikan.

Biasanya sih ALASAN-ALASANNYA tidak jauh dari:

1. Saya tidak punya waktu

2. Saya tidak punya uang/modal untuk memulai

3. Saya bingung/tidak tahu mau mulai dari mana

4. Saya malas kerja keras berbisnis di Internet, mending saya cari program yang bisa buat saya cepat kaya tanpa perlu ngapa-ngapain
5. Saya gaptek/tidak punya skill untuk berbisnis di Internet

6. Saya hanya lulusan SMP/SMA, tidak mungkin saya bisa sukses

7. Produk saya belum perfect, jadi saya masih memperbaiki berbulan-bulan lagi

8. bla bla bla

Apakah benar alasan anda tidak mencapai target/goal anda karena salah satu atau lebih alasan di atas?

Teman, saya beritahu kepada anda…

Apabila pada tahun 2008 lalu saya selalu memberikan alasan-alasan seperti di atas, saya tidak akan pernah menjadi seperti saat ini.

Bukan berarti saat ini saya hebat sekali. Maksud saya bukan seperti itu.

Namun satu hal yang saya sangat yakin adalah: jika saya selalu complain dan mengeluh :mad: dengan alasan-alasan seperti di atas, 1 tahun kemudian (yaitu sekarang) saya sudah pasti 100% belum juga punya produk dan belum juga punya sebuah bisnis Internet yang nyata.

Untungnya saya bukan seperti itu. Saya TAKE ACTION untuk membuat produk dan memasarkan produk saya, dan saya melakukannya secara konsisten.

Jika anda benar benar benar benar benar mau sukses berbisnis di Internet dan anda punya alasan yang sangat sangat sangat sangat sangat kuat sekali untuk menjadi sukses di bidang anda, alasan-asalan di atas tidak bisa menghalangi anda.

Alasan-alasan di atas akan berubah menjadi tantangan!

Untuk sukses di bidang apapun, anda sudah pasti 100% harus menghadapi tantangan.

Pertanyaannya adalah: Apakah anda mau menghadapi tantangan tsb dengan keberanian dan melawannya, atau anda jadi loyo tidak bersemangat (malas) dan akhirnya anda kembali lagi ke habitat (kondisi) lama anda, yaitu kondisi yang selama ini “yah gitu-gitu aja deh”?

Albert Einstein pernah mengatakan:

It is INSANE to keep doing the same thing over and over but expecting different results.

Artinya:

Adalah GILA apabila seseorang selalu melakukan hal yang sama tetapi orang tsb mengharapkan hasil yang berbeda.

Dalam bahasa Indonesia sederhana, artinya:

Kalau anda selalu melakukan hal yang selama ini anda lakukan, anda akan mendapatkan hasil yang selama ini anda telah dapatkan.

Sekarang adalah awal tahun 2009 yang cerah (walaupun ekonomi sedang lagi kacau, tetaplah bersemangat karena jika anda loyo atau feeling down, anda juga tidak bisa membantu ekonomi yang sekarang lagi krisis), tentukan goal dan target yang anda mau capai di tahun ini.

Tuliskan goal dan target anda di papan tulis kamar anda, di wallpaper komputer anda, tempelkan di dompet anda, di sebelah ranjang anda, pokonya dimana aja deh yang penting anda bisa lihat setiap hari! Ini supaya anda selalu diingatkan goal dan target anda. :mrgreen:

Anda tidak perlu langsung terjun full-time di bisnis Internet anda seperti saya, anda cukup meluangkan waktu beberapa jam setiap hari untuk membangun bisnis Internet anda. 1 s/d 2 jam sehari juga it’s ok, yang penting anda melakukannya secara konsisten.

Sekarang mari kita bahas satu per satu ke 7 alasan ini dan bagaimana mengatasi alasan-alasan tsb.

Catatan: Saya akan menggunakan sikap yang lumayan sinis untuk mengatasi alasan-alasan tsb, jadi tolong jangan dimasukkan ke hati ya, tetapi di masukkan ke benak anda saja supaya membakar anda untuk segera buang jauh-jauh alasan-alasan tsb supaya anda bisa bertindak SEKARANG JUGA! :wink:

1. Saya tidak punya waktu

Yakin anda tidak punya waktu?

Emang selain kerja di kantor ngapain aja? Kan pulang dari kantor masih ada waktu.

Atau mungkin pulang dari kantor, ngafe dulu atau nonton TV?

Atau login ke Facebook, browsing situs ini situs itu?

Kalau anda mempunyai hasrat dan dorongan yang sangat kuat sekali, anda akan mencari segala cara untuk meluangkan waktu untuk belajar Internet marketing.

Kalau anda mempunyai waktu untuk chatting di MSN atau Yahoo Messenger, atau anda main Facebook atau ngafe atau dugem, berarti anda seharusnya punya waktu juga untuk belajar Internet marketing.

Tetapi karena anda memandang aktifitas chatting, browsing, dugem, dll lebih penting dari pada belajar Internet marketing, maka anda mengeluarkan alasan: “Saya tidak punya waktu”.

Cara untuk mengatasinya adalah:

Apabila anda tetap bertindak seperti sekarang ini……Bayangkan 1 tahun dari sekarang, 2 tahun dari sekarang, 3 tahun dari sekarang, 5 tahun dari sekarang, 10 tahun dari sekarang…

Anda akan berada di posisi yang sama seperti sekarang ini, tidak berkembang dan tidak kemana-mana.

Apakah kondisi seperti ini yang anda inginkan? :oops:

Bagaimana dengan keluarga tercinta anda? Dengan orang tua anda? Tidak inginkah anda membahagiakan mereka?

Sudah cukup alasan-alasan yang anda buat bertahun-tahun, SEKARANG DETIK INI jugalah saatnya anda bertindak melangkah step pertama anda menuju kesuksesan!

2. Saya tidak punya uang/modal untuk memulai

Oh ya?

Kalau beli Blackberry, Nokia, Sony Ericsson bisa? Ngapain gonta-ganti HP? Emang HP yang lama uda rusak sehingga anda harus gantu HP?

Apakah harus ganti HP atau mau ganti HP?

Harus dan mau beda lho…

Harus artinya HP anda rusak dan mau ga mau harus diganti untuk bisa berkomunikasi, sedangkan mau artinya nda ngikutin “trend” untuk tampil keren dan gaul?

Apabila anda serius mau menekuni bisnis Intenet marketing, seharusnya duit yang digunakan untuk kemauan (bukan keharusan) anda (yang tidak memberi manfaat buat anda) disimpan baik-baik.

Bukannya sekarang jadi punya uang (walaupun mungkin tidak banyak)?

3. Saya bingung/tidak tahu mau mulai dari mana

Memang untuk seorang beginner, sudah hampir pasti ia bingung mau mulai dari mana. Terlalu banyak informasi yang beredar ttg berbisnis di Internet sehingga ia kebingungan.

Maka karena itu saya telah buat posting yang satu ini. Saya menyarankan step pertama yang anda perlu lakukan sebagai seorang beginner adalah dengan membuat blog.

4. Saya malas kerja keras berbisnis di Internet, mending saya cari program yang bisa buat saya cepat kaya tanpa perlu ngapa-ngapain

Kalau begitu anda berada di halaman yang salah sekarang ini. Silakan tutup situs ini sekarang juga karena anda tidak akan menemukan apa yang sedang anda cari.

Good luck. :mrgreen:

5. Saya gaptek/tidak punya skill untuk berbisnis di Internet

Ketika saya mulai terjun di Internet marketing, saya pun ga punya skill untuk berbisnis di Internet. Koq sekarang malah bisa?

Ketika kita semua lahir di dunia ini, kita juga ga bisa berjalan dan berbicara. Koq sekarang malah bisa?

Apakah kalau sekarang ga bisa, berarti semumur hidup ga bisa?

Kalau sekarang ga bisa, ya belajar supaya bisa!!! :evil:

6. Saya hanya lulusan SMP/SMA, tidak mungkin saya bisa sukses

Terus kenapa? So what? Ga nyambung.

Banyak tuh orang-orang yang hanya lulusan SMP/SMA tapi mempunyai bisnis yang luar biasa, yang omzetnya sampai puluhan miliar per tahun.

Ini adalah sebuah mitos!

Pak Andrie Wongso (motivator nomor 1 Indonesia) punya julukkan SDTTTBS. Apakah anda tahu apa artinya?

SDTTTBS = Sekolah Dasar Tidak Tamat Tapi Bisa Sukses!

7. Produk saya belum perfect, jadi saya masih memperbaiki berbulan-bulan lagi

Saya bocorkan sebuah rahiasa: Produk anda tidak akan pernah perfect!

Berkait dengan point ini, saya barus saja selesai membuat produk terbaru saya untuk pasar International.

Saya mulai membuat produk tsb pada Senin 19 Januari malam, dan selesai pada Kamis 22 Januari malam (baru aja selesai).

Total time untuk membuat produk baru = 3 hari

Apakah produk tsb perfect? NO!

Apakah harus perfect? NO!

Kalau anda mau tunggu produk anda sampai perfect, produk anda tidak akan pernah jadi karena tidak akan pernah perfect!

Saya pernah ketemu Internet marketer yang sudah membuat produknya 1 tahun tapi masih ga selesai-selesai…

…my oh my…

Posting selesai.

Now get to work!!!
Dikutip dari Welly Mulia

Read More......